Video

MENGGAMBAR DI UDARA

Menggambar di atas kertas atau kanvas itu sudah biasa, hasilnya juga biasa karena hanya berupa karya 2 dimensi, bisa dilihat tanpa kita bisa pegang seperti benda nyata. Tapi sekarang kita bisa menggambar dengan hasil 3 dimensi, selain bisa dilihat bisa juga diraba dalam bentuk nyata. Ini berkat Pete Dilworth sang penemu bersama temannya, Maxwell Bogue yang berprofesi sebagai perancang mainan.

Benda ajaib yang mereka temukan adalah pena dengan pemanas pada bagian dalamnya. Fungsi pemanas ini untuk melelehkan lidi plastik sebagai ‘tinta’nya. Kita bisa mewarnai permukaan kertas dengan pena ini lalu mengangkat hasil pewarnaan kita dari kertasnya dan menjadi lempengan terpisah. Lebih canggihnya lagi, kita bisa mengangkat si pena dan menggambar di udara sehingga menjadi karya 3 dimensi.

Hasil dari pena canggih ini bisa kita jadikan berbagai benda, selain jadi patung atau hiasan meja, kita juga bisa membuat berbagai perhiasan seperti kalung, gelang atau anting unik. Jadi nggak heran kalau banyak seniman yang jatuh cinta pada produk ini. Bayangkan dalam waktu 33 hari saja, Wobbleworks, perusahaan yang memproduksi 3doodle ini telah berhasil menghasilkan $ 30.000,-! Secara harga satuannya hanya $ 50 – $ 75 saja. Lalu buat kamu yang tertarik untuk memilikinya, kamu bisa memesannya di etsy.com yang juga menyediakan berbagai pola untuk karya 3 dimensi ini.

Ini namanya canggih, cocok buat mereka yang ingin menerangkan sesuatu melalui gambar dengan lebih jelas dan NYATA.

Sumber:
http://www.kickstarter.com/projects/1351910088/3doodler-the-worlds-first-3d-printing-pen

Advertisements

KHAT (SUMBER CATHINONE) LEBIH RAMAH DARI ROKOK

Seminggu ini kita dihebohkan dengan berita penggerebekan rumah artis dan presenter Raffi Ahmad yang disinyalir sering dijadikan tempat kumpul-kumpul sekalian ngedrugs. Di sana anggota BNN (Badan Narkotika Nasional) menemukan beberapa kapsul yang berisikan serbuk Chatinone. Nah, dari sinilah kita orang awam mengenal satu lagi jenis obat terlarang yang katanya ampuh bisa bikin si pemakai merasa nyaman/pede abis, cerewet, happy terus, nggak pernah capek dan nggak merasa lapar. Kedengarannya bagus, ya? itu lah sebabnya Catha Edulis, tanaman asal Cathinone atau Khat bisa diperoleh secara legal di negara asalnya seperti Afrika dan Timur Tengah, juga dicari oleh mereka yang punya intensitas kerja melebihi robot (workaholic). Supaya nggak terjerumus, yuk kita kenalan dulu dengan tanaman semak yang tingginya bisa mencapai 25 meter ini.

Si Semak Buat Camilan

Di negara asalnya, seperti Somaila, Kenya, Afrika Selatan dan Yaman, Khat yang sekilas mirip sayuran lalab ginseng-ginsengan ini dikonsumsi mentah dan dicamil dengan cara digrigiti.

Image

Tanaman Khat yang siap disantap

Image

Sepah Khat yang sudah digerigiti.

Selain dicamil, Khat juga dikonsumsi dengan dibuat jus seperti yang biasa dilakukan oleh warga Israel atau bangsa Arab yang mengolahnya dengan cara direbut dan diminum airnya seperti halnya teh. Maka dari itu Khat juga dikenal dengan sebutan Abyssinan Tea. Biasanya bangsa Tim Teng yang mayoritas Muslim mengonsumsi Khat pada bulan Ramadhan karena bisa membuat mereka nggak mudah lelah dan lapar. Lho, bukan kah biasanya warga Muslim sangat memperhatikan barang haram dan halal? Ternyata, walau memberi efek seperti narkoba pada umumnya; senang, nggak capek dan agresif, efek kecanduan Khat jauh lebih rendah daripada alkohol atau rokok. Walau begitu tetap lebih baik kita jauhi saja si Khat ini karena bisa bikin kantong bolong juga. Menurut survey di Afrika, para pengonsumsi Kath segar bisa menghabiskan 40% penghasilan bulanan mereka! Lagian apa enaknya sih menyesapi batang yang rasanya pahit itu? lebih baik mengulum permen yang jelas-jelas manis enak rasanya..

Higher and Higher

Efek samping dari Khat segar sama persis seperti rokok; Impotensi, tekanan darah tinggi, berat badan bayi dari ibu pengonsumsi Khat sangat rendah, bikin kecanduan (walau seperti sudah disebut tadi, nggak separah kecanduan rokok), tapi ada tambahannya, seperti anoreksia, jeram jantung (ini yang sering berujung ke kematian mendadak), kanker lambung, bisul usus dan bisa bikin fly kalau kebanyakan. Ekstrak Khat juga mampu melipat gandakan efek dari bahan narkotika yang dicampurnya. Hayoo…. siapa yang berani coba…?

Ketidak Adilan WHO

Karena bisa mengakibatkan kecanduan, tahun 1980 lalu WHO menyatakan Catha Edulis sebagai tanaman yang ilegal seperti halnya ganja yang mengakibatkan kecanduan. Tapi kenapa WHO nggak pernah menyatakan Tembakau sebagai tanaman ilegal padahal sudah jelas-jelas membuat kecanduan dan mengakibatkan kematian. Buat Eonnie yang mengusung anti rokok, sepertinya Khat jauh lebih bersahabat, coba saja, rokok juga bikin polusi, ngebologin ozon dan merusak paru-paru orang yang terpaksa menghirup asapnya. Pokoknya nggak ada bagus-bagusnya deh, toh ada berjuta makanan lain yang layak dikonsumsi, bikin tubuh dan pikiran segar, juga menyehatkan.

sumber foto: https://mycotopia.net

JAKARTA, THE WATERWORLD… YEEHAAA!

Sepanjang pertengahan bulan Januari 2013 rakyat Indonesia disuguhi pemandangan bencana banjir yang mengepung Jakarta. Air lecek yang melimpah ruah nggak hanya menyerang perkampungan padat penduduk yang kumuh saja seperti biasanya, tapi juga daerah Bundaran HI yang dilintasi oleh Jl. Thamrin yang juga merupakan Jalan Protokol, bahkan Istana Kepresidenan pun nggak luput dari serangan banjir, Makanya Presiden SBY pun sekarang merasakan yang seringkali dialami oleh rakyatnya. Selamat ya :D.

Image

Foto: @IST indonesiarayanews.com

Image

Foto: @merdeka.com

Banjir besar yang melanda Ibu Kota Indonesia ini katanya memang jadi agenda rutin setiap lima tahun sekali. Nah, Yang jadi pertanyaan; kok semuanya nggak belajar ya? Mengapa nggak membuat prevention, gitu lho. Terus masyarakat juga tahu kalau banjir itu salah satu penyebab utamanya adalah membuang sampah ke sungai, tapi tetap saja kebiasaan buruk itu selalu dilakukan. Kalau kamu yang sering melintasi sungai besar, coba deh sekali-kali turun dari kendaraan nyamanmu dan tengok ke sungai, sampah yang dibuang di sana bukan hanya sampah rumah tangga yang kecil-kecil saja, tapi ada juga yang membuang kasur atau kursi butut, dan kayu! Jadi, gimana alirang air sungai nggak macet? Kenapa mereka nggak berikan saja pada tukang loak? Dijamin mereka nggak bakal menolaknya. Jadi kalau sudah begini, perlukah kita merasa kasihan kepada mereka yang terkena banjir? Kayaknya nggak terlalu perlu juga ya? Hohoho… kecuali pada mereka yang sudah membuang sampah pada tempatnya yang walau helpless juga melarang temannya untuk ngga buang sampah sembarangan.

Image

Lihat, ada kasur yang dibuang di tumpukan sampah di Sungai Ciliwung ini. Dan kasur itu berlanglang buana ke perkampungan masyarakat saat permukaan air meningkat hingga mencapai atap rumah. Purrfect!

Image

Foto banjir koleksi Antara, karya Widodo F. Yusuf

Maaf kalau Eonni kurang simpati buat kamu yang menderita banjir saat ini, karena memang banyak yang perlu introspeksi diri. Coba deh tanya pada diri sendiri, bagaimana kondisi parit di depan rumah atau di belakang rumahmu? Ada ngga? Kalau ada, apakah terawat dengan rapi sehingga air pembuangan dari rumah dapat mengalir dengan baik hingga ke sungai terdekat atau malah ditutup semen supaya kendaraanmu bisa masuk ke rumah dengan nyaman? Please concern about this too. Karena kalau aliran paritnya tertutup sedemikian rupa, disaat ada hujan lebat, air hujan itu mau mengalir kemana? SEKALI LAGI PLEASE CONCERN ABOUT THIS!!! Konsultasikan pada orangtuamu untuk menyelamatkan parit di depan atau di belakang rumah.

Banjir juga nggak hanya dikarenakan sampah, ketidak pedulian kita terhadap lingkungan juga perlu diperhatikan. Penebangan hutan serapan yang berubah fungsi jadi villa, hingga mereka yang mengaku sebagai pecinta alam pun punya peran penting dalam menciptakan bencana banjir. Pecinta alam apanya kalau setiap kali pergi merambah hutan, mendaki gunung, mereka masih mencabuti pohon untuk kenyamanan berkemah entah untuk api unggun, dibentuk jadi tempat jemuran, dan belum lagi (sekali lagi) membuang sampah sembarangan. Sedikit sekali dari mereka yang mengumpulkan sampah plastik bekas mie instan untuk dibuang pada tempat sampah sekembalinya mereka dari berkemah. Hmmm…. kalaupun ada, pasti jumlahnya sedikiiiit sekali.

So, di manapun banjirnya, janganlah merengek minta bantuan pada pemerintah atau siapapun untuk menolong, Hanya diri kita sendiri yang bisa menolong untuk terhindar dari bencana banjir kalau nggak mau kejadian buruk terus berulang, di mana pun tempatnya. Yang paling utama adalah jangan pernah salahkan alam dan cuaca buruk atas bencana ini, karena ini hanya peringatan saja supaya kita jadi sadar akan kesalahan yang telah dibuat. Kalau masih nggak nyadar, itu namanya ‘bedegong’, kata orang Sunda mah.

Image

Keceriaan sesaat dikala banjir. Foto koleksi Tribunnews.com

Semoga, dengan bencana banjir di Jakarta ini, Pemerintah mengabulkan pengajuan Gubernur Joko Widodo untuk membangun kanal bawah tanah. Dan pemimpin daerah lainnya untuk mencari jalan agar banjir tidak berulang.

Oh, ada cerita lucu sekaligus menjengkelkan yang benar-benar terjadi di Bale Endah, Jawa Barat. Sebagian besar orang Bandung pasti tahu kalau daerah tersebut sangat rawan banjir, oleh karena itu dengan sangat baik hati, Pemda Jabar pun membangunkan rumah di tempat yang aman dan bebas banjir bagi mereka. See… How lucky they are! Tapi tahu apa yang penduduk ini lakukan? Mereka nggak pindah ke tempat aman tersebut tapi malah mengontrakkannya bahkan menjualnya kepada orang lain (tentu saja mereka berpikir kesempatan ini bisa jadi bisnis berkelanjutan buat mereka. Groar!), sementara mereka sendiri masih saja senang tinggal di tempat asal mereka yang sering banjir. Haruskah kita kasihan kepada warga Bale Endah yang seperti ini dan memberikan bantuan untuk mereka? Duh Gustiii…. *tepok jidat.

 

 

 

 

Video

YOU SMOKE, YOU DIE!

Video ini memperlihatkan gimana kondisi paru-parumu di saat merokok. Kemudian diperlihatkan juga kotoran yang dihasilkan oleh rokok yang pasti menempel di paru-paru yang sayangnya pasti menempel juga pada orang di sekitarmu yang nggak merokok, sebut saja orangtuamu, saudaramu, sahabatmu dan pacarmu. Jangan keras kepala untuk terus merokok kalau kamu masih mencintai diri sendiri dan orang-orang di sekitarmu.

LAWAN ROKOK!

NEW YEAR RESOLUTION? NOPE!

Biasanya menjelang tahun baru kita sering kali kepikiran untuk membuat resolusi tahunan, target apa yang ingin kita raih pada tahun yang akan datang. Memang bagus sih, dengan begitu kita punya tujuan hidup setidaknya untuk satu tahun penuh. Tapi sayangnya resolusi ini hanya catatan saja, karena dalam pelaksanaannya kita sering lalai bahkan melupakan resolusi yang sudah kita catat di akhir tahun kemarin. Selain itu ada kalanya kita yang telah berusaha keras untuk mencapai target yang kita inginkan tapi tidak pernah berhasil dan ujungnya bisa malah bikin frustrasi saja.

Nah, bagaimana kalau tahun 2013 ini kita buat perubahan. Membuat catatan resolusi apa yang ingin diraih tahun ini tetap boleh kamu lakukan, tapi jangan lupa juga untuk menyediakan stoples untuk menampung catatan apa saja yang telah diraih – baik yang sudah direncanakan maupun yang diraih tanpa terduga dan direncanakan sebelumnya – dan kebaikan apa saja yang telah kita peroleh sepanjang tahun. Di akhir tahun nanti, kita buka deh stoplesnya dan baca semua kebaikan yang kita peroleh. Dari situ kita akan tahu how lucky we are, betapa banyak kebaikan yang telah kita peroleh sepanjang tahun ini, bukan menyesali betapa banyak hal yang nggak bisa kita capai.

Image

HAPPY NEW YEAR, FOLKS!