KHAT (SUMBER CATHINONE) LEBIH RAMAH DARI ROKOK

Seminggu ini kita dihebohkan dengan berita penggerebekan rumah artis dan presenter Raffi Ahmad yang disinyalir sering dijadikan tempat kumpul-kumpul sekalian ngedrugs. Di sana anggota BNN (Badan Narkotika Nasional) menemukan beberapa kapsul yang berisikan serbuk Chatinone. Nah, dari sinilah kita orang awam mengenal satu lagi jenis obat terlarang yang katanya ampuh bisa bikin si pemakai merasa nyaman/pede abis, cerewet, happy terus, nggak pernah capek dan nggak merasa lapar. Kedengarannya bagus, ya? itu lah sebabnya Catha Edulis, tanaman asal Cathinone atau Khat bisa diperoleh secara legal di negara asalnya seperti Afrika dan Timur Tengah, juga dicari oleh mereka yang punya intensitas kerja melebihi robot (workaholic). Supaya nggak terjerumus, yuk kita kenalan dulu dengan tanaman semak yang tingginya bisa mencapai 25 meter ini.

Si Semak Buat Camilan

Di negara asalnya, seperti Somaila, Kenya, Afrika Selatan dan Yaman, Khat yang sekilas mirip sayuran lalab ginseng-ginsengan ini dikonsumsi mentah dan dicamil dengan cara digrigiti.

Image

Tanaman Khat yang siap disantap

Image

Sepah Khat yang sudah digerigiti.

Selain dicamil, Khat juga dikonsumsi dengan dibuat jus seperti yang biasa dilakukan oleh warga Israel atau bangsa Arab yang mengolahnya dengan cara direbut dan diminum airnya seperti halnya teh. Maka dari itu Khat juga dikenal dengan sebutan Abyssinan Tea. Biasanya bangsa Tim Teng yang mayoritas Muslim mengonsumsi Khat pada bulan Ramadhan karena bisa membuat mereka nggak mudah lelah dan lapar. Lho, bukan kah biasanya warga Muslim sangat memperhatikan barang haram dan halal? Ternyata, walau memberi efek seperti narkoba pada umumnya; senang, nggak capek dan agresif, efek kecanduan Khat jauh lebih rendah daripada alkohol atau rokok. Walau begitu tetap lebih baik kita jauhi saja si Khat ini karena bisa bikin kantong bolong juga. Menurut survey di Afrika, para pengonsumsi Kath segar bisa menghabiskan 40% penghasilan bulanan mereka! Lagian apa enaknya sih menyesapi batang yang rasanya pahit itu? lebih baik mengulum permen yang jelas-jelas manis enak rasanya..

Higher and Higher

Efek samping dari Khat segar sama persis seperti rokok; Impotensi, tekanan darah tinggi, berat badan bayi dari ibu pengonsumsi Khat sangat rendah, bikin kecanduan (walau seperti sudah disebut tadi, nggak separah kecanduan rokok), tapi ada tambahannya, seperti anoreksia, jeram jantung (ini yang sering berujung ke kematian mendadak), kanker lambung, bisul usus dan bisa bikin fly kalau kebanyakan. Ekstrak Khat juga mampu melipat gandakan efek dari bahan narkotika yang dicampurnya. Hayoo…. siapa yang berani coba…?

Ketidak Adilan WHO

Karena bisa mengakibatkan kecanduan, tahun 1980 lalu WHO menyatakan Catha Edulis sebagai tanaman yang ilegal seperti halnya ganja yang mengakibatkan kecanduan. Tapi kenapa WHO nggak pernah menyatakan Tembakau sebagai tanaman ilegal padahal sudah jelas-jelas membuat kecanduan dan mengakibatkan kematian. Buat Eonnie yang mengusung anti rokok, sepertinya Khat jauh lebih bersahabat, coba saja, rokok juga bikin polusi, ngebologin ozon dan merusak paru-paru orang yang terpaksa menghirup asapnya. Pokoknya nggak ada bagus-bagusnya deh, toh ada berjuta makanan lain yang layak dikonsumsi, bikin tubuh dan pikiran segar, juga menyehatkan.

sumber foto: https://mycotopia.net

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s